Shenzhen, China, Setelah sempat dicuatkan beberapa waktu lalu,
rencana pemindahan 1.200 karyawan
XL Axiata ke Huawei Tech Investment
akhirnya resmi dilakukan.
Hijrah
karyawan besar-besaran itu diklaim
lancar tanpa hambatan.
"Perbincangan ini sudah lama. Namun
agreement-nya per 1 April 2012," kata
Direktur Technology, Content & News
Business XL, Dian Siswarni kepada
wartawan dalam kunjungan pabrik
Huawei, di Shenzhen, China, Kamis (19/4/2012).
Kerjasama ini pun diwujudkan dalam
memorandum of understanding (MoU)
antara XL dengan Huawei Service
selaku anak perusahaan Huawei
Technologies. Adapun terkait nilai
kerjasama tersebut, XL enggan menuturkannya. "Kalau untuk saham
XL, Huawei 0 persen," ujar Dian.
Akibat adanya kerjasama ini, maka
sekitar 1.200 karyawan dialihkan ke
Huawei dengan terlebih dahulu di-PHK.
Lalu dibuat kerjasama baru antara
karyawan dengan pihak huawei.
Kerjasama dengan Huawei berlangsung
selama 7 tahun ke depan. Meski
kontraknya hanya 7 tahun, tapi
perjanjian ini dianggap seumur hidup.
"Itu hanya masalah teknis kontrak
semata," papar wanita berkacamata ini.
XL membantah jika kerjasama ini
karena keuangan perusahaan yang
berkantor pusat di kawasan bisnis Mega
Kuningan, Jakarta Selatan itu dalam
kondisi sulit. Namun lebih atas dasar
tuntutan bisnis di masa depan. Model kerjasama seperti ini pun sudah
diterapkan di berbagai negara lainnya.
Sementara itu, General Manager Shared
Service Human Capital Development XL
M Hira Kurnia menambahkan bahwa
perpindahan karyawan berlangsung
tanpa gejolak.
"Dari semua karyawan yang pindah,
semua diberikan tidak kurang satu
rupiah pun. Intinya sesuai ketentuan.
Sehingga untuk biaya tidak menjadi
faktor, kita menyasar akan lebih
produktif dengan kerjasama ini," pungkasnya.
Sumber : detik.com